Liburan panjang akhir tahun 2021 ini jadi momentum orang-orang untuk bisa healing atas luka-luka yang menghampiri atau self reward atas pencapaian yang berhasil digapai selama setahun ini.
Kadang kita perlu momentum untuk bisa memberikan selfie reward atau healing untuk diri sendiri. Namun, tidak berarti menunggu moment dulu. Jika mampu membuat moment untuk diri sendiri juga tidak masalah.
Pemberian reward dan healing untuk diri sendiri haruslah seimbang. Reward ada untuk memupuk motivasi dan semangat, sementara healing ada untuk mengembalikan rasa aman, damai, kebersyukuran diri.
Ada banyak kegiatan healing yang bisa kita ikhtiarkan. Ada yang memilih healing di tempat-tempat sunyi. Bahkan ada juga yang menjadikan tempat ramau sebagai pilihannya.

Lalu bagaimana dengan melakukan healing di tempat-tempat keramaian. Apakah healingnya akan berhasil dilakukan

Jawaban ini tergantung pada setiap individu. Apakah mereka termasuk kedalam tipe yang suka dengan kesendirian atau keramaian. Healing dengan bertemu orang lain atau datang ke tempat-tempat yang ramai bisa saja jadi bentuk healing yang tepat bagi mereka-mereka yang tidak suka sendiri.

Tapi jika ditanya, aku termasuk kedalam kelompok orang yang healing dengan kesendirian, kesunyian, dan segala sesuatu yang menghadirkan ketenangan dan tidak ada kebisingan apapun.
Apapun tipe healing yang menjadi pilihan kamu. It's not big deal. Kita beda dan tak akan selalu bisa sama. Yang terpenting adalah kesadaran kita akan pentingnya healing untuk diri sendiri. Kenali diri kita, emosi yang sedang kita rasakan. Bagaiamana caranya untuk bisa menjadi pribadi yang positif dan dapat berdamai dengan segala luka yang datang.
Karena efek besar yang terjadi jika kita tak mampu berdamai dengan masalah atau tantangan yang ada, kita akan selalu ditemani dengan kecemasan- kecemasan, kekhawatiran yang tak ada ujungnya, kedamaian yang perlahan-lahan hilang, yang ada hanya ketidaktenangan.
Love yourself
And people will love u
Komentar
Posting Komentar